Yunnan Power Grid Bangun “Bearer Network” Generasi Baru Berkecepatan Tinggi dengan Solusi SPN dari Huawei

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 7 Mei 2026 - 08:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUNMING, Tiongkok, 7 Mei 2026 /PRNewswire/ — Sebagai salah satu sentra energi utama di Tiongkok barat daya, Yunnan Power Grid Co., Ltd. menghadapi tantangan dalam transmisi energi bersih skala besar dan pengembangan jaringan listrik cerdas. Kondisi geografis yang kompleks serta jalur transmisi yang panjang membuat proses transformasi digital dan peningkatan kecerdasan sistem menjadi semakin mendesak. Selain lonjakan data operasional, kebutuhan layanan yang kian beragam turut memperketat standar bearer network sebagai infrastruktur dasar.


ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tantangan Infrastruktur Jaringan di Era Transformasi Digital dan Teknologi Cerdas di Industri Kelistrikan
Untuk menjawab tantangan tersebut, Yunnan Power Grid memilih teknologi SPN sebagai fondasi pengembangan bearer network generasi baru, sebuah inisiatif yang menjadi bagian dari Rencana Lima Tahun Ke-14 dan Ke-15. Teknologi ini diterapkan secara bertahap di 16 kota sebagai basis infrastruktur komunikasi selama dua dekade ke depan. Dalam proses ini, Huawei menjadi mitra utama Yunnan Power Grid.

Manfaat Ganda: Kinerja dan Nilai Jangka Panjang
Sejak diuji coba pada 2022, SPN telah beralih dari tahap eksperimen menjadi arsitektur standar di seluruh provinsi Yunnan. Lebih lagi, fase implementasi di wilayah Zhaotong dan Pu’er turut membuktikan manfaat yang dihasilkan bearer network ini.

Pertama, kendala kapasitas bandwidth berhasil diatasi. Jaringan SPN generasi baru melampaui batas kapasitas sebelumnya (155 Mbit/s hingga 10 Gbit/s), dengan peningkatan bandwidth hingga 1 Gbit/s pada lapisan akses, sesuai standar China Southern Power Grid. Pada lapisan agregasi dan inti, kapasitas bertambah hingga 50 Gbit/s atau 100 Gbit/s, bergantung pada kebutuhan layanan. Solusi ini juga mendukung isolasi layanan melalui jalur khusus berkapasitas granular hingga 10 Mbit/s sehingga memenuhi kebutuhan layanan dengan bandwidth tinggi seperti pemantauan video transmisi.

Kedua, peningkatan bandwidth turut mendorong efisiensi inspeksi dan pemeliharaan. Solusi SPN dari Huawei mewujudkan pemantauan SLA secara seketika, termasuk latensi dan packet loss, serta fault localization dalam hitungan menit. Di Qujing Power Supply Bureau, durasi dari satu pekerjaan inspeksi berkurang dari 30 menit menjadi 3 menit, sementara siklus pemeliharaan menjadi lebih singkat, menurun dari sekitar 7 jam menjadi 21 menit. Dalam enam bulan, jumlah kunjungan lapangan juga berkurang dari 112 menjadi 61, atau menurun 45,54%.

Ketiga, kecerdasan service transport meningkat drastis. Solusi SPN dari Huawei mendukung berbagai layanan kelistrikan, mulai dari proteksi jarak jauh yang sensitif terhadap latensi hingga layanan video berkapasitas besar. Dengan teknologi slicing FlexE, sistem memperketat isolasi layanan sekaligus meningkatkan efisiensi penggunaan bandwidth. Dukungan dual-stack IPv4/IPv6 juga mendukung konektivitas yang lebih fleksibel, termasuk integrasi perangkat IoT untuk pemantauan jaringan dan pengelolaan sistem energi.

Keempat, SPN melindungi investasi jangka panjang. Jaringan ini dapat ditingkatkan dari 25 Gbit/s hingga 400 Gbit/s melalui proses upgrade yang relatif sederhana, tanpa membangun ulang infrastruktur.

Informasi selengkapnya:
https://e.huawei.com/en/case-studies/industries/grid/202604-yunnan-power-grid-spn 

Berita Terkait

Rockefeller Foundation Danai AS$350 Juta Lebih Untuk Menjangkau 731 Juta Orang di Tengah Penurunan Bantuan Global yang Bersejarah di Tahun 2025
ZTE Tampilkan Integrasi AI dan Jaringan Telekomunikasi di Ajang GSMA M360 LATAM 2026, Dorong Transformasi Model Bisnis Masa Depan
Huawei Lansir Strategi “Grid-Interactive AIDC”, Bangun Masa Depan Industri
BLUETTI Gandeng UN-Habitat di Ajang WUF13, Dorong Urbanisasi Berkelanjutan dengan Energi Bersih
Growth Partner dan Docquity Luncurkan Program Umrah dengan Pendampingan Medis dan Dukungan Teknologi
XCMG Perluas Penerapan Solusi Logistik Cerdas, Wujudkan Bandara Global yang Lebih Efisien dan Rendah Emisi
Aitech Dapatkan Kontrak Senilai $63 Juta Untuk Solusi Komputasi Avionik Guna Mendukung Program Helikopter Tempur Ringan India
Cathay United Bank Jadi “Joint Lead Arranger” dalam Fasilitas Pembiayaan SMBC Aviation Capital Senilai US$3,7 Miliar

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 16:46 WIB

Rockefeller Foundation Danai AS$350 Juta Lebih Untuk Menjangkau 731 Juta Orang di Tengah Penurunan Bantuan Global yang Bersejarah di Tahun 2025

Selasa, 19 Mei 2026 - 10:11 WIB

ZTE Tampilkan Integrasi AI dan Jaringan Telekomunikasi di Ajang GSMA M360 LATAM 2026, Dorong Transformasi Model Bisnis Masa Depan

Selasa, 19 Mei 2026 - 09:26 WIB

Huawei Lansir Strategi “Grid-Interactive AIDC”, Bangun Masa Depan Industri

Selasa, 19 Mei 2026 - 09:11 WIB

BLUETTI Gandeng UN-Habitat di Ajang WUF13, Dorong Urbanisasi Berkelanjutan dengan Energi Bersih

Selasa, 19 Mei 2026 - 08:53 WIB

Growth Partner dan Docquity Luncurkan Program Umrah dengan Pendampingan Medis dan Dukungan Teknologi

Berita Terbaru