Awal Mula dan Sejarah Tionghoa di Bandung Berasal dari wilayah Hokkien dan Guangdong

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 27 April 2023 - 01:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejarah Tionghoa di Bandung Berasal dari wilayah Hokkien dan Guangdong. (Facebook.com/@Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung)

Sejarah Tionghoa di Bandung Berasal dari wilayah Hokkien dan Guangdong. (Facebook.com/@Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung)

KONGSINEWS.COM – Tionghoa pertama kali datang ke Bandung pada abad ke-18 sebagai pedagang dan pengrajin yang berasal dari wilayah Hokkien dan Guangdong di Tiongkok Selatan.

Mereka membawa budaya dan tradisi mereka serta berkontribusi pada perkembangan ekonomi kota tersebut.

Pada masa kolonial Belanda, Bandung menjadi pusat bisnis dan pemerintahan di Jawa Barat.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca konten menarik lainnya, di sini: Berasal dari Kerajaan Kecil Bernama Kalingga, Inilah Asal Usul Nama Indramayu Menurut Legenda

Tionghoa terus memainkan peran penting dalam ekonomi dan sosial budaya kota ini.

Mereka terlibat dalam berbagai industri, seperti tekstil, makanan, dan logam, serta mendirikan organisasi sosial dan keagamaan.

Pada masa pendudukan Jepang selama Perang Dunia II, Tionghoa mengalami diskriminasi dan penindasan.

Setelah kemerdekaan Indonesia, mereka juga menghadapi masalah dalam mengidentifikasi diri mereka sebagai bagian dari masyarakat Indonesia.

Banyak dari mereka yang memilih untuk meninggalkan Indonesia atau pindah ke kota-kota besar lainnya seperti Jakarta atau Surabaya.

Namun, pada akhirnya, Tionghoa tetap memainkan peran penting dalam sejarah dan perkembangan kota Bandung.

Sekarang, mereka menjadi bagian dari masyarakat yang beragam dan majemuk serta berkontribusi dalam berbagai bidang, termasuk industri, perdagangan, dan kebudayaan.***

Berita Terkait

Humanis dan Presisi, Jalan Polri Menuju Lembaga Modern
PROPAMI Care Turun ke Bekasi Berikan Bantuan Bagi Anak-anak Panti Dhuafa
Kepada Jenazah Murdaya Widyawimarta Po, PSMTI Antar dan Berikan Penghormatan Terakhir
Kepala Staf Presiden (KSP) AM Putranto Sambut Silaturahmi dengan PSMTI Jajaki Peluang Kerja Sama
Mengenang 7 Hari Kepergian Sang Pejuang Kesetaraan, Bapak Murdaya Widyawimarta Po, OBE
Kemenpar Sebut Perayaan Imlek Simbol Keragaman dan Guyub, PSMTI: Momen untuk Jaga Toleransi
PSMTI Dukung Program Pemerintah, Wilianto Tanta Imbau Perayaan Sederhana dan Perbanyak Aksi Sosial
TMII Gelar Festival Pecinan untuk Meriahkan Perayaan Tahun Baru Imlek, Ada Barongsai dan Pohon Angpao

Berita Terkait

Rabu, 2 Juli 2025 - 11:54 WIB

Humanis dan Presisi, Jalan Polri Menuju Lembaga Modern

Senin, 19 Mei 2025 - 14:24 WIB

PROPAMI Care Turun ke Bekasi Berikan Bantuan Bagi Anak-anak Panti Dhuafa

Rabu, 7 Mei 2025 - 09:56 WIB

Kepada Jenazah Murdaya Widyawimarta Po, PSMTI Antar dan Berikan Penghormatan Terakhir

Kamis, 17 April 2025 - 15:47 WIB

Kepala Staf Presiden (KSP) AM Putranto Sambut Silaturahmi dengan PSMTI Jajaki Peluang Kerja Sama

Senin, 14 April 2025 - 19:21 WIB

Mengenang 7 Hari Kepergian Sang Pejuang Kesetaraan, Bapak Murdaya Widyawimarta Po, OBE

Berita Terbaru

Pers Rilis

Hainan: Etalase Kebijakan Pintu Terbuka Tiongkok

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:45 WIB

Pers Rilis

Desay SV Pamerkan Inovasi Mobilitas Berbasis AI di AEE 2026

Jumat, 29 Mei 2026 - 05:27 WIB