Menkominto Sebut Sebanyak 1.900 Hoaks Ditakedown, Total Hoaks Terkait Terkait Pemilu Mencapai 3.235

Avatar photo

- Pewarta

Rabu, 20 Maret 2024 - 04:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Budi Arie Setiadi. (facebook.com/@Budi Arie Setiadi)

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Budi Arie Setiadi. (facebook.com/@Budi Arie Setiadi)

KONGSINEWS.COM – Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Budi Arie Setiadi mengungkapkan data terkait penanganan isu hoaks yang berkembang selama pemilu.

Menurut Menkominfo, dari periode 17 Juli 2023 hingga 18 Maret 2024, tercatat sebanyak 274 isu hoaks terkait pemilu yang tersebar luas.

Total sebaran hoaks mencapai angka 3.235, dengan lebih dari 1.900 hoax berhasil ditakedown.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ada 274 isu hoaks. Sementara jumlah sebaran hoaks itu mencapai jumlahnya adalah 3.235 hoaks”.

“Dimana 1.971 hoaks kita takedown,” kata Budi di kantor Kementerian Polhukam, Jakarta pada hari Selasa, 19 Maret 2024.

“Sisanya itu kita stempelin hoax. Itu hoax yang gak perlu di takedown, cukup di stempel aja. Karena isunya gak masuk akal,” lanjutnya.

Baca artikel lainnya di sini : KPK Naikkan Status Dugaan Korupsi LPEI ke Tingkat Penyidikan Usai Menkeu Sri Mulyani Lapor ke Kejagung

Kemudian, Budi menjelaskan bahwa hoax tersebar luas di berbagai platform, termasuk Google, Meta (Instagram dan Facebook), dan TikTok.

“TikTok sendiri sudah lapor ke kami. Selama pemilu ini, dia sudah menurunkan 10,8 juta konten. Dia secara mandiri, tanpa kita minta,” ujarnya.

Lihat juga konten video, di sini : Prabowo Unggul di Pilpres 2024, Perdana Menteri Spanyol Pedro Sánchez Ucapkan Selamat via Surat Resmi

Sedangkan Google dan Meta (termasuk Instagram dan Facebook) juga telah mengambil tindakan serupa dengan menurunkan jutaan konten secara mandiri.

“Google juga hampir 2 juta lebih, yang sudah di takedown. Secara mandiri ya, bukan kita.”

“Termasuk Meta juga begitu, Instagram dan Facebook,” ucapnya.***

Artikel di atas juga sudah dìterbitkan di portal berita nasional Halloupdate.com

Sempatkan juga untuk membaca artikel menarik lainnya, di portal berita Halloup.com dan Infoesdm.com

Untuk kebutuhan publikasi press release di portal berita ini, atau serentak di puluhan media online lainnya, dapat menghubungi (WhatsApp) Jasasiaranpers.com:
08531 555 778808781 555 778808191 555 77880811 115 7788.

Berita Terkait

SBY: Demo 25–31 Agustus Tanda Waktu Dialog dan Optimisme di Era Prabowo
Indonesia Di Mata Dunia: Prabowo Hadiri Peringatan 80 Tahun Kemenangan Tiongkok
Malam Penutupan FORNAS VIII Akan Dihadiri Wapres Gibran
Korupsi Kredit BNI: Komisaris Perusahaan Perkebunan Jadi Tersangka
Indonesia-AS Sepakat Perkuat Perdagangan, Tarif Impor Turun Jadi 19%
Tiongkok Kepung Dunia Lewat BRICS: Barat Ketar-Ketir Global South Bersatu
Direktur Utama PT Refined Bangka Tin (RBT), Suparta Meninggal Dunia di RSUD Cibinong Bogor
Terkait Kasus Korupsi Penyaluran Fasilitas Kredit, KPK Panggil 2 Orang Petinggi LPEI Sebagai Saksi

Berita Terkait

Selasa, 9 September 2025 - 06:57 WIB

SBY: Demo 25–31 Agustus Tanda Waktu Dialog dan Optimisme di Era Prabowo

Kamis, 4 September 2025 - 06:21 WIB

Indonesia Di Mata Dunia: Prabowo Hadiri Peringatan 80 Tahun Kemenangan Tiongkok

Kamis, 31 Juli 2025 - 01:38 WIB

Malam Penutupan FORNAS VIII Akan Dihadiri Wapres Gibran

Jumat, 25 Juli 2025 - 07:50 WIB

Korupsi Kredit BNI: Komisaris Perusahaan Perkebunan Jadi Tersangka

Rabu, 16 Juli 2025 - 15:23 WIB

Indonesia-AS Sepakat Perkuat Perdagangan, Tarif Impor Turun Jadi 19%

Berita Terbaru