Asosiasi Manufaktur Mobil Tiongkok: Popularitas Mobil Buatan Tiongkok Meningkat di Konsumen

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 20 Februari 2023 - 01:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Popularitas mobil buatan China meningkat di konsumen luar negeri. (Pexels.com/Pixabay)

Popularitas mobil buatan China meningkat di konsumen luar negeri. (Pexels.com/Pixabay)

KONGSINEWS.COM – Menurut Asosiasi Manufaktur Mobil China (Tiongkok) (China Association of Automobile Manufacturers/CAAM), volume ekspor mobil penumpang negara itu tercatat mendekati 2,53 juta unit, melonjak 56,7 persen (yoy).

Volume ekspor kendaraan komersial China naik 44,9 persen dari 2021 menjadi 582.000 unit, dan volume ekspor kendaraan energi baru (new energy vehicle) negara itu meningkat 1,2 kali (yoy) menjadi 679.000 unit.

CAAM mengaitkan pertumbuhan yang kuat itu dengan sejumlah faktor seperti meningkatnya daya saing perusahaan otomotif China dan kelangkaan pasokan dari luar negeri.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami (Xpeng) membuat mobil yang sangat baik. Kami memiliki mobil berkualitas tinggi dengan teknologi dan keamanan tingkat tinggi pula.”

“Mereka (pelanggan Denmark) menyukai kualitas. Mereka sangat fokus pada desain. Dan, kami yakin dapat memberikan hal itu kepada para pelanggan Denmark dan Eropa,” kata Jens Olesen Managing Director Xpeng Denmark.

“Sesungguhnya, kami sangat bangga dapat menyampaikan bahwa BYD memiliki pangsa pasar penjualan kendaraan listrik yang sangat besar di Filipina.”

“Kami menguasai lebih dari 60 persen pangsa pasar hingga 2022. Mengingat harga bahan bakar, yang tercatat kian tinggi dalam tren global, warga Filipina mencari sumber energi alternatif untuk kendaraan mereka.”

“Permintaan akan melonjak sangat tinggi. Kami siap meningkatkan dan memperluas jaringan diler kami,” kata Mark Andrew Tieng Managing Director BYD Filipina.

“Saat ini, produsen NEV China menguasai sekitar 40 persen pasar di Yordania yang mencakup berbagai merek, seperti (SAIC) Volkswagen, Changan, atau merek lainnya.”

“Ada 13 merek mobil dari produsen China yang beroperasi di Yordania. Itu merupakan pangsa pasar otomotif yang besar. 40 persen merupakan jumlah NEV yang sangat besar di pasar Yordania.”

“Pasar Yordania menerimanya dengan kinerja yang sangat baik. Sebelumnya, konsumen tidak tahu seperti apa mobil buatan China, namun kini konsumen Yordania menginginkan mobil-mobil tersebut,” demikian Yehya Shanti Manajer Pemasaran Changan di Yordania.

Berita Terkait

Xiaomi Mantap Kuasai Pasar Smartphone Dan Mobil Listrik Global
Impor Barang dari Tiongkok ke AS Tersungkur, Level Terendah Sejak 2009
Iran Siap Balas Serangan Israel, Trump Kembali Panaskan Ketegangan
Jebakan Huawei dan Chip: Bisakah Kesepakatan Dagang London Melonggarkan Cekikan Teknologi AS terhadap Tiongkok?
Naikkan Tarif Tambahan Menjadi 84 Persen untuk Produk Impor AS, Tiongkok Balas Kenaikan Tarif AS
Mulai 10 April 2025, Tiongkok Kenakan Tarif Tambahan 34 Persen untuk Semua Produk dari AS
Setelah Presiden Donald Trump Kenakan Tarif Tambahan, Tiongkok Bertekad Balas Amerika Serikat
Batubara dan Gas dari AS Dikenai Tarif Tambahan 15 Persen untuk Masuk Tiongkok, Perang Dagang Dimulai

Berita Terkait

Kamis, 28 Agustus 2025 - 07:38 WIB

Xiaomi Mantap Kuasai Pasar Smartphone Dan Mobil Listrik Global

Kamis, 7 Agustus 2025 - 07:07 WIB

Impor Barang dari Tiongkok ke AS Tersungkur, Level Terendah Sejak 2009

Jumat, 20 Juni 2025 - 09:48 WIB

Iran Siap Balas Serangan Israel, Trump Kembali Panaskan Ketegangan

Jumat, 13 Juni 2025 - 13:06 WIB

Jebakan Huawei dan Chip: Bisakah Kesepakatan Dagang London Melonggarkan Cekikan Teknologi AS terhadap Tiongkok?

Kamis, 10 April 2025 - 11:45 WIB

Naikkan Tarif Tambahan Menjadi 84 Persen untuk Produk Impor AS, Tiongkok Balas Kenaikan Tarif AS

Berita Terbaru