Luhut Pandjaitan Lanjutkan Negosiasi dengan Pabrikan Otomotif Listrik dari AS dan Tiongkok

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 7 Maret 2023 - 01:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. (Dok. Setkab.go.id)

Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. (Dok. Setkab.go.id)

KONGSINEWS.COM – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan memastikan akan terus melanjutkan negosiasi dengan produsen kendaraan listrik dunia setelah mengumumkan bantuan insentif kendaraan listrik.

Luhut diketahui tengah dalam negosiasi final dengan pabrikan otomotif listrik asal AS, Tesla Inc dan BYD asal China.

“Ini jadi sangat penting karena terus terang ada dua perusahaan besar dunia yang sedang kita finalisasikan negosiasi dengan mereka.”

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita berharap dengan dikeluarkan aturan baru ini, itu akan buat posisi kita jauh lebih kuat daripada apa yang terjadi beberapa waktu terakhir ini,” katanya dalam konferensi pers di Jakarta, Senin.

Luhut mengatakan pemberian insentif pembelian kendaraan listrik diharapkan bisa mendorong minat investor untuk mengembangkan industri tersebut di dalam negeri.

Mulai 20 Maret 2023, pemerintah akan memberikan bantuan pembelian Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) sebesar Rp7 juta per unit untuk pembelian 200.000 unit sepeda motor listrik baru dan Rp7 juta per unit untuk konversi 50.000 unit sepeda motor konvensional berbahan bakar fosil menjadi kendaraan listrik.

Pemerintah juga akan memberikan insentif untuk kendaraan bermotor roda empat atau mobil listrik sebanyak 35.900 unit dan 138 unit bus listrik hingga Desember 2023

“Selesai ini kami umumkan, kami akan negosiasi dengan beberapa investor yang potensial masuk ke mari karena kendala dari mereka masih ingin melihat Indonesia memberikan insentif yang sama atau tidak dengan negara yang memproduksi sama seperti ini. Jadi kalau kita tidak memberikan ya pasti dia tidak ke kita,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Luhut meyakini bahwa Tesla masih berminat untuk membangun pabrik di kawasan Asia Tenggara atau ASEAN.

Menurut dia, kendati Tesla membangun pabrik perakitan baru di Meksiko pada Februari lalu, tidak berarti peluang untuk membangun pabrik di ASEAN tertutup.

“Meksiko itu backyard (halaman belakang) Amerika, tentu mereka bangun pabrik di sana,” katanya.

Luhut mengatakan perusahaan Elon Musk itu disebut-sebut berencana untuk membangun pabrik berkapasitas 1 juta unit mobil per tahun di kawasan ASEAN meski belum jelas di negara mana Tesla akan berlabuh.

“Di region (kawasan) ini mereka masih punya komitmen yang saya dengar 1 juta mobil, apakah itu ke Indonesia, ya kita lihat saja beberapa hari ke depan,” kata Luhut.***

Berita Terkait

Keunggulan OKX Dibanding Platform Lain untuk Bisnis Kripto
Portal Baru, Semangat Lama: Jurnalis Lokal Reborn di 24jamnews.com
Proyek Baru dan Akses Tol Baru Pacu Pertumbuhan Kawasan PIK2
Produksi Migas Nasional Meningkat, SKK Migas Pastikan Proyek Tepat Jadwal
Jasa Siaran Pers Persriliscom Melayani Publikasi ke Lebih dari 150 Media Online Berbagai Segmentasi
Ingin Tampil di Media Ekonomi dan Bisnis Nasional? Persrilis.com Siap Publikasikan Press Release Anda!
Serapan Beras Bulog Bulan April 2025 Capai 1,3 Juta Ton, Kalahkan Serapan Tahunan 7 Tahun Terakhir
Sapulangit Media Circle (SMC) Tunjuk Romadhon Jasn Menjadi Direktur Sapulangit Public Relations

Berita Terkait

Jumat, 7 November 2025 - 21:56 WIB

Keunggulan OKX Dibanding Platform Lain untuk Bisnis Kripto

Rabu, 22 Oktober 2025 - 15:52 WIB

Portal Baru, Semangat Lama: Jurnalis Lokal Reborn di 24jamnews.com

Minggu, 10 Agustus 2025 - 10:25 WIB

Proyek Baru dan Akses Tol Baru Pacu Pertumbuhan Kawasan PIK2

Sabtu, 26 Juli 2025 - 07:39 WIB

Produksi Migas Nasional Meningkat, SKK Migas Pastikan Proyek Tepat Jadwal

Selasa, 6 Mei 2025 - 10:11 WIB

Jasa Siaran Pers Persriliscom Melayani Publikasi ke Lebih dari 150 Media Online Berbagai Segmentasi

Berita Terbaru