Galaxy Data Center Raih Pendanaan Strategis Tahap Awal US$250 Juta untuk Bangun Infrastruktur Komputasi Hijau Generasi Baru di Asia Tenggara

Avatar photo

- Pewarta

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Galaxy Data Center Raih Pendanaan Strategis Tahap Awal US0 Juta untuk Bangun Infrastruktur Komputasi Hijau Generasi Baru di Asia Tenggara

SINGAPURA, 18 Juni 2026 /PRNewswire/ — Galaxy Data Center ("Galaxy DC") meraih pendanaan strategis tahap awal senilai US$250 juta dari salah satu perusahaan investasi global terkemuka. Galaxy DC akan memanfaatkan pendanaan tersebut untuk mengembangkan platform pusat data di Asia Tenggara, mempercepat pelaksanaan proyek, serta membangun infrastruktur komputasi berdensitas tinggi guna menjawab kebutuhan yang terus meningkat pada era kecerdasan buatan (AI).

Galaxy DC
Galaxy DC

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Galaxy DC menjadikan Singapura basis regional untuk mempercepat pengembangan kompleks pusat data AI (AIDC) berskala gigawatt (GW) di sejumlah negara Asia Tenggara. Dengan dukungan skema pendanaan dan kemitraan dalam ekosistem industri, Galaxy DC menyediakan infrastruktur AIDC hyperscale yang dirancang sesuai kebutuhan masing-masing pelanggan.

Menurut Galaxy DC, lonjakan kebutuhan komputasi AI tengah mengubah peran pusat data dari sekadar aset infrastruktur menjadi bagian penting dari ekosistem yang menghubungkan strategi energi, kemampuan rekayasa, keandalan operasional, dan pertumbuhan pelanggan. Untuk itu, Galaxy DC terus memperkuat kapabilitasnya dalam pengembangan AIDC berskala GW, mulai dari adaptasi teknologi, ketersediaan daya, pemanfaatan energi hijau, kecepatan implementasi di pasar lokal, hingga operasional rendah karbon. Galaxy DC juga berencana memperluas kemitraan strategis dengan investor melalui berbagai model pendanaan guna memperkuat posisinya di Asia Tenggara sebagai salah satu pusat infrastruktur digital berkelanjutan di tingkat global.

Arthur Yang, Co-founder dan CEO, Galaxy DC, mengatakan:

"Pendanaan tersebut semakin memperkuat kapasitas platform regional Galaxy DC. Kebutuhan pelanggan layanan AI dan komputasi awan berubah dengan sangat cepat. Fokus pelanggan kini bukan hanya pada kapasitas, namun juga kepastian dalam hal pembangunan, efisiensi energi, keandalan operasional, dan fleksibilitas untuk berkembang dalam jangka panjang. Galaxy DC akan terus mengandalkan teknologi terkini dan solusi energi berkelanjutan untuk membangun infrastruktur komputasi hijau berskala GW yang siap mendukung kebutuhan masa depan."

Perwakilan perusahaan investasi yang berpartisipasi dalam pendanaan tersebut turut menambahkan:

"Galaxy DC memiliki potensi nyata di Asia Tenggara dan menguasai kapabilitas teknis yang unik. Kami menilai prospek jangka panjang pada platform pusat data Galaxy DC yang mengedepankan densitas tinggi, efisiensi energi, dan skalabilitas. Kami ingin mendukung Galaxy DC mempercepat pengembangan infrastruktur digital di kawasan ini."

Tentang Galaxy Data Center

Galaxy Data Center (Galaxy DC) merupakan platform infrastruktur digital generasi baru yang mendukung era komputasi cerdas. Galaxy DC memenuhi kebutuhan komputasi AI dan layanan komputasi awan yang terus meningkat melalui pusat data AI berskala hyperscale sebagai unsur utama dari layanannya. Galaxy DC mengembangkan infrastruktur digital yang efisien, andal, dan mudah diperluas. Melalui pendekatan desain berkelanjutan, optimalisasi sumber daya, serta pengelolaan jangka panjang, Galaxy DC berupaya menyeimbangkan pertumbuhan kapasitas komputasi yang pesat dengan tanggung jawab lingkungan dan penciptaan nilai aset yang berkelanjutan.

Berita Terkait

AIRA Factoring Catat Nilai Pembiayaan Rantai Pasok Digital Lebih dari THB 1 Miliar Berkat Dukungan NEC Thailand
FXT Raih Nominasi Resmi Finance Magnates Awards 2026 Kategori Broker of the Year, Most Innovative Broker, Most Trusted Broker, dan Best Overall Broker
ANTA Sports Rampungkan Akuisisi 29,06% Saham PUMA dan Jadi Pemegang Saham Terbesar
NCCN Menyoroti Kolaborasi untuk Meningkatkan Hasil Penanganan Kanker Global dalam Pertemuan di Amerika Utara dan Asia
Daya Listrik Jadi Tantangan Berikutnya untuk Infrastruktur AI: DIGITIMES Bahas Peralihan Menuju Pusat Data 800VDC
Grand Finale di Vietnam: Sungrow Master 2026 Tingkatkan Standar Keahlian Teknis dalam Bidang Tenaga Surya
Nestlé dan NBA mengumumkan kemitraan pemasaran internasional jangka panjang
V-Key Umumkan Investasi Strategis Mayoritas di CloudsineAI untuk Memperkuat Keselamatan dan Keamanan AI dalam Ekonomi AI

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 02:00 WIB

AIRA Factoring Catat Nilai Pembiayaan Rantai Pasok Digital Lebih dari THB 1 Miliar Berkat Dukungan NEC Thailand

Kamis, 8 Oktober 2026 - 03:42 WIB

FXT Raih Nominasi Resmi Finance Magnates Awards 2026 Kategori Broker of the Year, Most Innovative Broker, Most Trusted Broker, dan Best Overall Broker

Kamis, 8 Oktober 2026 - 03:02 WIB

ANTA Sports Rampungkan Akuisisi 29,06% Saham PUMA dan Jadi Pemegang Saham Terbesar

Kamis, 8 Oktober 2026 - 02:06 WIB

NCCN Menyoroti Kolaborasi untuk Meningkatkan Hasil Penanganan Kanker Global dalam Pertemuan di Amerika Utara dan Asia

Kamis, 8 Oktober 2026 - 02:00 WIB

Daya Listrik Jadi Tantangan Berikutnya untuk Infrastruktur AI: DIGITIMES Bahas Peralihan Menuju Pusat Data 800VDC

Berita Terbaru