Diduga Jadi Korban Kejahatan, Seorang WNI MN Dilaporkan Meninggal Dunia di Waterflay Bay, Hongkong

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 31 Oktober 2024 - 17:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Diduga Jadi Korban Kejahatan,  Seorang WNI MN Dilaporkan Meninggal Dunia di Waterflay Bay, Hongkong

Ilustrasi Jenazah. (Dok. Hello.id/Rifai Azhari)

KONGSINEWS.COM – Seorang WNI berinisial MN yang dilaporkan meninggal dunia di daerah tersebut.

MN ditemukan meninggal dunia pada 28 Oktober 2024 di daerah Waterfall Bay, Pulau Hong Kong.

Luar Negeri (Kemlu) RI memastikan bahwa Konsulat Jenderal RI di Hong Kong tengah menangani kasusnya

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Direktur Pelindungan WNI dan BHI Kemlu RI Judha Nugraha menyampaikan hal itu di Jakarta, Kamis (31/10/2024).

“Ada dugaan bahwa MN merupakan korban kejahatan, dan pihak kepolisian setempat.”

“Saat ini masih melakukan penyelidikan atas kasus tersebut,” kata Judha.

Di tengah penyelidikan yang berjalan, diketahui pula bahwa kepolisian Hong Kong telah melakukan penangkapan.

Terhadap individu yang terduga menjadi pelakunya, ucap Direktur Kemlu itu.

Sementara itu, ia mengatakan bahwa KJRI Hong Kong telah menyampaikan kabar duka tersebut kepada keluarga MN.

Dan terus berkomunikasi dengan pihak terkait di Hong Kong, termasuk dengan agensi tenaga kerja yang membawa almarhum ke Hong Kong.

KJRI Hong Kong bersama agensi tenaga kerja MN juga akan memastikan proses repatriasi almarhum.

Hingga diterima keluarganya di Tanah Air, kata Judha. MN diketahui berasal dari Cilacap, Jawa Tengah.

Judha mengatakan, Kemlu RI dan KJRI Hong Kong terus memantau perkembangan penyelidikan kasus yang dilakukan oleh kepolisian setempat.

Jumlah WNI yang menetap di Hong Kong saat ini diperkirakan mencapai lebih dari 140 ribu orang, dengan 90 persen di antaranya merupakan pekerja migran.***

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Haibisnis.com dan Infoemiten.com

Jangan lewatkan juga menyimak berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Halloup.com dan Harianjayakarta.com

Sedangkan untuk publikasi press release serentak di puluhan media lainnya, klik Rilisbisnis.com (khusus media ekbis) dan Jasasiaranpers.com (media nasional)

Atau hubungi langsung WhatsApp Center Rilispers.com (Pusat Siaran Pers Indonesia /PSPI): 085315557788, 087815557788, 08111157788.

Klik Persrilis.com untuk menerbitkan press release di portal berita ini, atau pun secara serentak di puluhan, ratusan, bahkan 1.000+ jaringan media online.

Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.

 

Berita Terkait

SBY: Demo 25–31 Agustus Tanda Waktu Dialog dan Optimisme di Era Prabowo
Indonesia Di Mata Dunia: Prabowo Hadiri Peringatan 80 Tahun Kemenangan Tiongkok
Malam Penutupan FORNAS VIII Akan Dihadiri Wapres Gibran
Korupsi Kredit BNI: Komisaris Perusahaan Perkebunan Jadi Tersangka
Indonesia-AS Sepakat Perkuat Perdagangan, Tarif Impor Turun Jadi 19%
Tiongkok Kepung Dunia Lewat BRICS: Barat Ketar-Ketir Global South Bersatu
Direktur Utama PT Refined Bangka Tin (RBT), Suparta Meninggal Dunia di RSUD Cibinong Bogor
Terkait Kasus Korupsi Penyaluran Fasilitas Kredit, KPK Panggil 2 Orang Petinggi LPEI Sebagai Saksi

Berita Terkait

Selasa, 9 September 2025 - 06:57 WIB

SBY: Demo 25–31 Agustus Tanda Waktu Dialog dan Optimisme di Era Prabowo

Kamis, 4 September 2025 - 06:21 WIB

Indonesia Di Mata Dunia: Prabowo Hadiri Peringatan 80 Tahun Kemenangan Tiongkok

Kamis, 31 Juli 2025 - 01:38 WIB

Malam Penutupan FORNAS VIII Akan Dihadiri Wapres Gibran

Jumat, 25 Juli 2025 - 07:50 WIB

Korupsi Kredit BNI: Komisaris Perusahaan Perkebunan Jadi Tersangka

Rabu, 16 Juli 2025 - 15:23 WIB

Indonesia-AS Sepakat Perkuat Perdagangan, Tarif Impor Turun Jadi 19%

Berita Terbaru