KONGSINEWS.COM  – Para pendukung dan relawan pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka dihimbau tidak melakukan aksi massa.

Terutama pada saat pengambilan nomor urut di Gedung KPU pada 13 November mendatang.

Demikian disampaikan oleh Ketua Koordinator Strategis Tim Kampanye Nasional (TKN) Koalisi Indonesia Maju (KIM) Sufmi Dasco.

“Kami imbau agar pendukung Prabowo-Gibran untuk tidak melakukan aksi massa dukung-mendukung di depan gedung KPU RI”.

“Pada hari Senin tanggal 13 November besok hari,” kata Sufmi Dasco, Minggu (12/11/2023) dalam konferensi pers di Kantor TKN Prabowo-Gibran, Slipi, Jakarta Barat.

Baca artikel lainnya di sini :Bertemu dengan Para Ulama Jawa Timur di Tebuireng, Prabowo Subianto: NU Selalu Nasionalis dan Toleran

Sufmi Dasco pun menjelaskan alasan dari imbauan tersebut adalah ramainya informasi yang masuk.

Informasi menyebut massa yang pro maupun massa yang kontra dengan pasangan Prabowo-Gibran akan hadir pada penetapan capres/cawapres.

Baca artikel lainnya, di sini: Jasa Siaran Pers Solusi untuk Kebutuhan Publikasi Press Release Secara Serentak di Puluhan Media dan Setiap Hari

Oleh karena itu, TKN Prabowo-Gibran khawatir terjadi situasi yang tidak kondusif.

“Ada dugaan dari informasi yang kami dapat bahwa apabila banyak massa berkumpul, maka akan dibenturkan massa yang pro dan yang kontra.”

“Serta akan dibenturkan dengan aparat penegak hukum untuk membuat suasana tidak kondusif,” katanya.

Sufmi Dasco pun meminta organisasi relawan pendukung KIM untuk dapat meneruskan imbauan ini kepada masing-masing organisasinya, dan tidak datang ke KPU RI dengan alasan apapun.

Sufmi Dasco mengatakan bahwa pasangan Prabowo-Gibran sudah memenuhi seluruh syarat untuk ditetapkan sebagai capres dan cawapres oleh KPU sehingga pendukung tak perlu khawatir.

“Untuk apa berangkat ke KPU, karena pendaftaran pasangan Prabowo-Gibran sudah Final, sudah memenuhi syarat.”

“Serta tinggal ditetapkan dan tidak ada keputusan lain yang dapat membatalkan Pasangan Prabowo-Gibran,” ujar Sufmi Dasco.***